Main Article Content

Abstract

Banyaknya anak jalanan, anak terlantar dan anak yang hidup tanpa tempat tinggal, menjadi tugas yang berat bagi seluruh kalangan masyrakat, hal ini sangat memprihatinkan karena mereka tidak pernah mendapatkan kelayakan dalam segala sisi, terutama di bidang pendidikan, keseharian mereka dihabiskan untuk hidup mencari sesuap nasi dan mengais makanan demi menyambung hidupnya, sehingga untuk merasakan apa itu pendidikan mereka tidak sempat mendapatkannya. Tulisan ini membahas problematika tersebut, yang mana penulis menyimpulkan bahwa, lembaga pendidikan harus mengambil peran dan andil dalam pembentukan karakter serta basic pendidikan bagi anak-anak jalanan, mereka sudah selayaknya mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara Indonesia. Pada dasarnya keluarga adalah lahan utama untuk mendidik mereka, dikarenakan beberapa bagian dari mereka telah kehilangan keluarga, maka lembaga pendidikan seyogyanya turun kelapangan dalam memberika edukasi agar mereka bisa ditempa dan diarahkan kepada hal yang lebih baik lagi. Pendidikan Islam adalah lahan utama dalam membina kemauan dan kesingguhan serta kemampuan mereka agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang salah.

Keywords

Peran, Lembaga Pendidikan, Perberdayaan, Anak Jalanan.

Article Details

How to Cite
Mulyadi. (1). PERANAN LEMBAGA PENDIDIKANDALAM PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK JALANAN. DIRASAT: Jurnal Studi Islam Dan Peradaban, 14(01), 87-111. Retrieved from https://dirasat.id/JSIP/article/view/78

References

  1. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Departemen Agama RI. Jakarta: Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an. 1989.
  2. Indrakusuma, Amier Daien. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. 1973.
  3. An-Nalawy, Abdurrahman. Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam. Bandung: CV. Dipenogoro. 1989.
  4. Basri, Agus. Pendidikan Islam Sebagai Penggerak Pembaharuan, Bandung: PT. Al-Ma’arif. 1984.
  5. Sopyan, Ahmad. Pembinaan dan Pengembangan Sistem Penelitian Islam. Bandung: PT. al-Ma’arif. 1982.
  6. Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Proyek Pembinaan Perguruan Tinggi Amanah. 1983.
  7. Sulaiman, Fathiyah Hasan. Konsep Pendidikan Al-Ghozali Terjemahan Ahmad Hakim M. Imam Azis. Jakarta: P3M. 1986.
  8. Arifin, H.M. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bima Aksara. 1987.
  9. ____________. Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama Sekolah dan Sekolah. Jakarta: Bulan Bintang. 1976.
  10. Gerungan. Pshycologi Sosial. Jakarta: Eresco. 1981.
  11. Langgulung, Hasan. Azas-azas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka al-Husna. 1988.
  12. Natsir, M. Capita Selekta. Jakarta: NV. Bulan Bintang 1973.
  13. Sulaiman, Fathiyah Hasan. Manusia dan Pendidikan. Jakarta: Pustaka al-Husna. 1986.
  14. Al-Abrasi, Muhammad Athiyah. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam Terjemahan Bustami A. Gani Djohar Bahri L.I.S. Jakarta: PT. Bulan Bintang. 1987.
  15. Tim Dosen Fip IKIP Malang, Pengantar Dasar-dasar Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. 1981.
  16. Tim Karya Ilmiah. Pedoman Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: Institut Agama Islam Al Aqidah. 2006.